|
Buana Katulistiwa - Agen ruang angkasa Rusia telah menandatangani sebuah kesepakatan yang segera menjadikan ilmuwan jutawan Amerika Serikat menjadi wisatawan ketiga yang mengunjungi stasiun ruang angka internasinal, kata seorang juru bicara, Rabu (6/7).
Ilmuwan itu, Gregory Olsen, dapat terbang ke stasiun orbit secepatnya Oktober, ketika misi Soyuz berikutnya dijadwalkan untuk membawa berbagai pasokan dan kru baru ke stasiun, kata Juru Bicara Agen Ruang Angkasa Rusia, Vyacheslav Davidenko.
Olsen, 60 tahun, merupakan pembuat kamera infra merah yang berbasis di New Jersey, menerima pelatihan pada bulan Mei lalu di luar Moscow untuk sebuah misi penerbangan Soyuz. Dia menjelaskan bahwa kontrak telah ditandatangani.
"Saya merasa bersyukur dan berharap akan meluncur musim gugur ini," tulis Olsen dalam balasan e-mail dengan reporter Associated Press. "Pelatihan telah sangat intens, tapi sangat menyenangkan."
Berapa biaya yang dihabiskan Olsen untuk berwisata ke luar angkasa ini? Menurut Eric Amderson, Presiden dan CEO Space Adventure of Arlington, Virginia, AS, perusahaan yang melakukan kesepakatan dengan pihak Rusia, biaya penerbangan itu adalah 20 juta dolar AS.
Menurut keterangan Olsen, kru untuk penerbangan belum akan diumumkan, namun dia adalah orang yang bekerja dengan dua kru lainnya pada simulator Soyuz sepanjang pekan lalu. Bagian dari pelatihan yang diberikan di Yuri Gagarin Cosmonaut Training Center di Star City dekat Moscow, termasuk mengenakan pakaian ruang angkasa.
Olsen juga mengatakan, dia berlari setiap pagi. "Pelatihan ini telah memberikan saya penghormatan yang luar biasa layaknya astrononot, dan astronot yang telah mengorbankan waktunya bertahun-tahun untuk melakukan hal seperti ini, dan yang mengetahui jauh lebih banyak dari pada saya," tulis Olsen.
Perjalanan Olsen sebenarnya dijadwalkan pada bulan April, namun terpaksa ditunda karena para doktor di Rusia menemukan masalah kesehatan sepanjang pemeriksaan fisik. Masalah ini belum bisa disembuhkan, tapi pada bulan Mei lalu, program ruang angkasa Rusia memberikan Olsen pemeriksaan medis.
Marshall Cohen, President dan co-founder perusahaan Olsen's, Sensors Unlimited Inc., mengatakan pada bulan May dokter AS Olsen melaporkan bahwa dia tidak memiliki masalah kesehatan.
Perusahaan petualangan ruang angkasa, Space Adventure, perusahaan yang mengatur kesepakatan, sebelumnya telah mengatur perjalanan untuk dua orang lain yang telah melakukan perjalanan ke stasiun orbit sebagai seorang wisatawan, yaitu Dennis Tito (orang Amerika) dan Mark Shuttleworth (Afrika Selatan). (bj) Powered by AkoComment! |