Depan arrow Topik arrow Pendidikan arrow Heinrich Harrer, Petualang Besar itu Telah Berpulang
Heinrich Harrer, Petualang Besar itu Telah Berpulang Cetak E-mail
Jumat, 13 Januari 2006
ImageBuana Katulistiwa - Heinrich Harrer, penjelajah dan petualang yang mengisahkan kehidupan spiritualnya saat menaklukan puncak tertinggi dunia dan membimbing Dalai Lama muda ketika Tibet masih se-eksotik Mars, meninggal dunia pada 7/1 di Friesach, Austria, dalam usia 93 tahun.

Kantor berita AFP menyatakan bahwa pihak keluarganya mengumumkan kematiannya di rumah sakit setempat, dengan hanya menyatakan "dengan penuh kedamaian, ia telah melaksanakan ekspedisi terakhirnya."

Kisah hidup Harrer yang dituangkannya dalam tulisan-tulisannya memang penuh dengan petualangan yang menarik. Harrer adalah anggota dari tim 4 orang yang melakukan pendakian pertama dinding utara Eiger yang sulit, puncak setinggi 13.400 kaki di Bernese Alps, Swiss. Ia berhasil meloloskan diri dari kamp tahanan perang Inggris, dan kemudian berjalan kaki melintasi dataran tinggi Tibet, lolos dari beruang, macan dan bandit-bandit, sebelum tiba di kota terlarang Lhasa, dengan bersepatu rombeng dan tanpa sarung tangan.

Pada masa mudanya, ia adalah salah satu peski tercepat di dunia, dan setelah petualangan Tibetnya, ia memimpin ekspedisi pembukaan jalur ke Alaska, Andes dan Pegunungan Bulan di Uganda, serta menjelajahi pedalaman Amazon. Setelah itu, di New Guinea, ia selamat dari loncatan setinggi 130 kaki di sebuah air terjun dan dari para pemburu kepala.(Ia tidak membawa senjata api, hasil dari Budhisme antikekerasan yang dipelajarinya dari Dalai Lama.)

Harrer, yang menjadi pegolf juara dalam tahun-tahun terakhirnya, telah menulis lebih dari 20 buku mengenai petualangannya, beberapa disertai foto yang dianggap sebagai bukti terbaik budaya tradisional Tibet. Ia membuat sekitar 40 film dokumenter dan mendirikan museum mengenai Tibet di Austria. Pada 1997, film berjudul "Seven Years in Tibet," yang diperankan oleh Brad Pitt, mendramatisir bukunya dengan judul yang sama, yang menjadi best seller di Amerika Serikat pada tahun 1954.

Hanya beberapa bulan sebelum peluncuran film tersebut, majalah Jerman Stern mengimbuhi sudut pandang baru yang mengejutkan dalam kisah hidup Harrer; yang melaporkan bahwa ia terdaftar dalam pasukan badai Hitler di tahun 1933, yang pada masa itu masih ilegal di Austria.

Lima tahun kemudian, ia terdaftar dalam SS, organisasi Nazi yang bertanggungjawab terhadap kekejaman yang tak terhitung, hingga berpangkat sersan. Ia meminta izin kepada pemimpin SS, Heinrich Himmler, untuk menikah pada tahun 1938, membuktikan bahwa ia dan tunangannya termasuk bangsa Arya. Belakangan ia mengaku hanya sekali memakai seragam SS-nya, pada saat pernikahannya dengan Charlotte Wegener. Dalam peringatan kesuksesan pendakian Eiger pada 1938, Harrer sempat berjabat tangan dengan Hitler dan berfoto dengannya.

Harrer bereaksi terhadap pengungkapan latar belakang Nazi-nya dengan mengaku bahwa ia tidak pernah melakukan kejahatan ataupun tindakan kejam apapun. Ia mengatakan bahwa ia menyadari dan menyesali kesalahan-kesalahannya. Ia menerangkan bahwa dirinya bergabung dengan SS hanya untuk melatih ski, dan tidak pernah melatih seorangpun anggota SS.

Image
Heinrich Harrer (sumber : www.harrerportfolio.com)

Heinrich Harrer lahir pada 6 Juli 1912 di Huttenberg, Austria, dekat pegunungan Alpen, dan tumbuh dengan mendaki gunung dan berski. Ayahnya adalah seorang tukang pos, dan Harrer mendalami pendidikan geografi dan fisik di Universitas Graz. Ia tergabung dalam tim ski Olimpiade Austria pada 1936, dan pada tahun berikutnya memenangi perlombaan ski menuruni bukit dalam kejuaraan antar pelajar dunia.

Setelah ia dan ketiga temannya mendaki Eiger, ia bergabung dalam ekspedisi pendakian Nanga Parbat, puncak setinggi 26.000 kaki di Pakistan sekarang. Ketika pecah Perang Dunia II, pasukan Inggris menangkap mereka dan menggiring mereka, sebagai orang Jerman dan Austria, ke dalam kamp tawanan.

Dalam masa penawanannya, ia bercerai dengan istrinya. Putranya, Peter, dan juga mantan istri ketiganya Katharina Haarhaus, menjadi semangatnya untuk tetap bertahan hidup.

Harrer melarikan diri dari kamp tersebut setelah serangkaian percobaan. Dia, beserta seorang teman dan seekor yak memakan waktu 20 bulan untuk mencapai Tibet, yang merupakan satu-satunya jalan untuk melarikan diri, dan merupakan hal yang hampir mustahil kecuali bagi para pendaki yang terlatih.

Mereka tiba di Lhasa pada 15 Januari 1946, dan bersimpuh di hadapan para penduduk makmurnya yang menyambut mereka. Mereka menghindari untuk diusir dengan membuat diri mereka berguna; Harrer bekerja sebagai pekebun, dan temannya, Peter Aufschnaiter, sebagai tukang.

Dalai Lama, waktu itu adalah raja berumur 10 tahun, melihat dari istananya dan memperhatikan Harrer mengajarkan ice skating kepada para penduduk Tibet, yang menyebut olahraga baru itu "berjalan dengan pisau." Tidak lama setelah itu Harrer menjadi pegawai pemerintah dengan berbagai tanggungjawab termasuk menerjemahkan berita-berita berbahasa asing dan mengarahi proyek pengendalian banjir. Ia menerima gaji, sebuah rumah dan kandang serta beberapa pembantu.

Dalam usia 37 tahun Harrer menjadi tutor Dalai Lama yang baerusia 14 tahun, mengajarinya beragam topik mulai dari politik Soviet hingga bagaimana cara kerja mesin jet. Remaja tersebut ternyata seorang murid pemberani: Harrer menuliskan dalam bukunya bahwa ketika ia menugaskan 10 kalimat untuk diterjemahkan, muridnya itu mengerjakan 20. Dan keduanya tak henti-hentinya mendiskusikan Budhisme dan sains Barat.

Ketika tentara China menginvasi Tibet pada 1951, Harrer melintas ke India melalui jalan Sikkim, tak lama sebelum Dalai Lama sendiri terpaksa melarikan diri. Keduanya bertemu secara periodik pada tahun-tahun sesudah itu, namun Dalai Lama tidak menyadari masa lalu Harrer sebagai Nazi hingga muncul di berita. Dalai Lama mengatakan kepada temannya tersebut bahwa bila hati nuraninya bersih, maka tak ada apapun yang perlu ditakuti olehnya. (qb)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com