|
Buana Katulistiwa-Pemerintah China berencana untuk mempublikasikan ilmuwan yang melakukan kebohongan penelitian yang dananya diperoleh dari anggaran pendidikan nasional mereka.
"China akan mencatat dan mengevaluasi kredibilitas badan penelitian yang mengajukan dana kepada pendanaan keilmuan nasional," tulis Kantor Berita Xinhua mengutip pernyataan sebelumnya yang disampaikan Menteri Teknologi China Xu Guanhua. "Para ilmuwan atau organisasi penelitian yang kehilangan kredibilitasnya akan diperingatkan dan dipublikasikan kepada publik."
Xu mengeluarkan komentar, Rabu (5/7), dalam sebuah pertemuan pleno penasihat pemerintahan. Namun dia tidak menyebutkan kapan sistem ini akan dijalankan.
Keberadaan keilmuan China telah diguncang skandal ketika ilmuwan bintang berbohong mengenai penelitian atau latar belakang akademik mereka. Pengungkapan skandal ini terjadi menyusul keinginan kuat negara komunis ini untuk memperkuat penelitian mereka dari genetik ke pembangkit energi.
Pemerintah China tertarik untuk memberikan tantangan peneliti China untuk sekaligus mendorong pembangunan ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada teknologi luar negeri, dimana pemerintah beranggapan bahwa hal itu adalah suatu kelemahan mereka.
Bulan lalu, dekan pada salah satu universitas sains China diselidiki atas temuan kebohongan penelitian yang dimuat pada media daerah mengenai chip komputer baru. Dua ilmuwan lainnya dari universitas top lainnya telah ditahan setelah mereka didapati berbohong mengenai latar belakang mereka.
"Meskipun jumlah ilmuwan yang melakukan kebohongan masih kecil, namun luka yang ditimbulkannya bagi kemajuan keilmuwan China tidak dapat dikesampingkan," kata Xu.(bj)
Powered by AkoComment! |