Depan arrow Topik arrow Kesehatan arrow Pola Persebaran Penyakit Saat Ini Mengikuti Pola Lama
Pola Persebaran Penyakit Saat Ini Mengikuti Pola Lama Cetak E-mail
Minggu, 24 Juli 2005
Buana Katulistiwa - Merebaknya penyakit flu burung, AIDS, influenza, virus Nil Barat telah membuat banyak orang terheran-heran. Namun, sebenarnya apa yang terjadi saat ini dengan semua kondisi yang ada, mengikuti pola umum penyakit dan difusi yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Hal itu diungkapkan Tom Koch, penulis buku terbaru ESRI yang menjelaskan mengenai kartografi penyakit: peta-peta, pemetaan dan pengobatan, yang merupakan hasil dari survei komprehensif dari teknologi pemetaan dan hubungannya dengan perlawanan terhadap penyakit. Buku ini menjelaskan bagaimana sejarah pemetaan kesehatan digunakan oleh para peneliti untuk memahami penyakit epidemik dari tahun 1690 hingga kini.

Pesan penting buku ini adalah bahwa epidemik "baru" mengikuti pola yang sudah lama. "AIDS, avian flu, hantavirus, influenza, multidrug-resistant tuberculosis, dan West Nile virus adalah penyakit baru yang mengikuti pola lama," kata Tom Koch, seperti juga dilansir www.gisuser.com pekan ini. "Apa yang terjadi hari ini dengan seluruh konsisinya bukanlah hal yang baru. Ini mengikuti pola umum penyakit dan difusinya yang telah terjadi selama ratusan tahun."

Koch yang adalah geografer kesehatan, telah melakukan studi terhadap 300 tahun peta-peta kesehatan dan salinan yang berkaitannya dengannya, untuk memahami sejarah penyakit epidemik dan hubungannya dengan pola pertumbuhan penduduk perkotaan dan perdagangan internasional.

Dalam Kartografi Penyaki, penulis dan peneliti Kanada menjelaskan bagaimana pelayanan pemetaan sebagai sebuah jangkar penting bagi masyarakat untuk berpikir tentang penyakit dan cara bagi para ilmuwan untuk mencari pemahaman tentang persebaran dari penyakit.

Jika ada yang baru, kata Koch, adalah teknologi yang membuat membuat pemetaan kesehatan menjadi lebih mudah dan lebih kuat. Pemetaan tradisional pada kertas dengan pena telah mengalami transformasi oleh generasi baru dengan menggunakan program pemetaan komputerisasi berbasis teknologi GIS. Didisain untuk penggunaan database data kesehatan digital yang meningkat yang dapat diakses ke dalam Web, teknologi ini merupakan senjata luar biasa dalam peperangan untuk memahami penyakit epidemik.

Banyak organisasi kesehatan publik saat ini menjual data mereka dalam file-file digital dengan penunjuk lokasi yang memungkinkan untuk pemetaan. Ini memungkinkan orang-orang yang tidak atau sedikit mendapatkan pelatihan kartografis untuk menggunakan pemetaan dasar sebagai jalan untuk memahami lokasi dan persebaran penyakit. Hal itu merubah pemetaan, namun bukan permasalahan yang yang dipetakan. (bj)

Komentar
????
Oleh taqy pada 2005-07-24 11:22:26
Hal itu merubah pemetaan, namun bukan permasalahan yang yang dipetakan. ????? 
 
maksudnya?
Baca juga di smallworld
Oleh taqy pada 2005-07-24 12:09:01
http://smallworld.columbia.edu/
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com