|
Buana Katulistiwa - Meksiko telah menghentikan produksi chlorofluorocarbons (CFC)- bahan kimia yang digunakan dalam aerosol spray, refrigerator dan air conditioner- yang diproduksi terakhir kali pada Agustus 2005 lalu.
Menteri Lingkungan Hidup Meksiko Jose Luis Luege Tamargo dalam penjelasannya kepada pers, akhir pekan lalu, mengatakan lankah ini dilakukan tepat empat tahun sebelum batas waktu yang ditetapkan perjanjian internasional yang telah mengatur sebelumnya.
Para ilmuwan menghubungkan penggunaan CFC sebagai penyebab dari kerusakan lapisan ozon.
“Meksiko akan menjadi pionir dalam mencegah kerusakan lapisan ozon, dan dalam 15 tahun terakhir telah mereduksi 90 persen dalam penggunaan CFC,” kata Luege Tamargo, yang berbicara pada perusahaan kimia milik Cydsa, sebuah kelompok industri yang tidak lain merupakan produsen CFC terbesar di Amerika Latin, sebagaimana dikutip AP.
Meksiko adalah satu dari 189 negara, termasuk Amerika Serikat, yang telah menandatangani Protokol Montreal, perjanjian tahun 1987 yang mengatur tahap-tahap penggunaan CFC hingga tahun 2010.
Sebelumnya, dalam pekan lalu, Menneg Lingkungan Hidup Indonesia Rachmat Witoelar juga telah mengumumkan bahwa Indonesia akan menghentikan penggunaan bahan serupa pada tahun 2007 mendatang.(Baca juga berita: Indonesia Stop Impor CFC Pada 2007)
Luege Tamargo mengatakan, seluruh refrigerator lokal dan komersial yang dibuat di Meksiko setelah 1997 sudah bebas CFC, produk aerosol spray saat ini hanya digunakan sebagai substansi alternatif dan perusahaan yang memproduksi polyethylene foam telah menghentikan penggunaan bahan serupa.
Langkah yang diambil Meksiko ini akan mereduksi produksi CFC dunia sebesar 12 persen, kata Sidi Sir Ahmed, Direktur Program Lingkungan pada Organisasi Pembangunan Industrial PBB.
“Meksiko menjadi negara berkembang pertama yang menghilangkan secara penuh produksi CFC,” katanya.
Persoalan yang masih dihadapi saat ini adalah bagaimana mengeliminasi penggunaan CFC pada refrigerator lama yang menggunakannya sebagai bahan pendingin.
Untuk mengatasi masalah ini, Departemen Lingkungan Meksiko telah membangun pusat daur ulang dan mengawasi lebih dekat perusahaan-perusahan yang kemungkinan melakukan impor ataupun ekspor CFC. Selain itu diberikan pula bantuan teknis dan finansial bagi industri refrigerator yang menggunakan bahan yang ozone-friendly, kata Luege Tamargo.
Lapisan ozon berada di ketinggian 10 – 25 mil antara bumi dan strstosphere, telah menipis dan membentuk lobang yang menganga di Antartika.
Pada 1970-an, ilmuan memberikan peringatan bahwa bahan buatan kimia, termasuk CFC dan methyl bromide, pestisida yang digunakan dalam pertanian, telah merusak lapisan ozon, yang menyebabkan sinar ultraviolet menembus muka bumi, yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker kulit, gangguan penglihatan dan masalah kesehatan lainnya.
Kalangan ilmuwan mengatakan, dibutuhkan 20 tahun untuk memperbaiki lapisan ozon, dan baru dapat dipulihkan penuh sekitar tahun 2050.(bj) Powered by AkoComment! |