|
Buana Katulistiwa - Flu burung telah mencapai Eropa Barat, setelah Italia, Yunani mengumumkan Sabtu (11/2) lalu bahwa mereka telah mendeteksi virus H5N1 dalam burung yang mati.
Pengumuman menyebutkan bahwa lima angsa dideteksi telah terserang virus di bagian selatan Italia, muncul menjelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Turin, beberapa ratus mil ke utara. Pejabat Italia menyebut virus hanya menyerang burung liar dan belum berisiko kepada manusia.
Uni Eropa mengatakan, penyebaran mematikan, yang telah menginfeksi sedikitnya 166 orang dan menewaskan 88 orang, terbanyak di Asia, juga dideteksi pada angsa di Bulgaria.
Belum ada laporan yang menyebut bahwa virus itu menyerang manusia di tiga negara, namun penyebaran yang semakin luas dikhawatirkan akan memungkinkan virus melakukan mutasi ke dalam bentuk yang mudah dipindahkan antar-manusia.
"Ini situasi yang relatif aman bagi kesehatan manusia," kata Menteri Kesehatan Italia Francesco Storace seperti dikutip AP, Minggu (12/2).
Pada Sabtu sebelumnya, otoritas di Nigeria mengatakan mereka telah melakukan investigasi penyebaran yang mematikan, yang ditemukan di negara ini akhir pekan lalu, apakah benar telah menyerang manusia setelah sedikitnya dua anak dilaporkan mengalami sakit.
Virus yang menyerang lima burung di Italia itu antara lain di wilayah Puglia, Calabria dan Sisilia, kata Storace. Burung-burung tiba dari Balkan, kata dia, sepertinya didorong oleh cuaca dingin di selatan.
Uni Eropa menyebut bahwa Italia dan Yunani telah sepakat untuk membuat proteksi sejauh enam mil dan zona surveillance di sekitar daerah yang terserang virus, dimana burung-burung akan diisolasi dari burung-burung peliharaan, melakukan pengujian virus dan memusnahkan burung-burung jika mereka didapati terinveksi.
Otoritas Yunani menyebut ahli kesehatan sudah melakukan pengecekan bahan makanan pada peternakan dan rumah-rumah di wilayah dimana ditemukan terinfeksi flu burung, seperti di Thessaloniki, kota kedua terbesar di Yunani.
Sebanyak 25 negara Uni Eropa menybut bahwa H5N1 telah ditemukan pada burung liar di rawa-rawa Bulgaria, Vidin, yang diketahui berdekatan dengan perbatasan Romania. (ss)
Powered by AkoComment! |