Depan arrow Topik arrow Kesehatan arrow Flu Burung Dapat Mencapai Amerika Dalam Enam Bulan
Flu Burung Dapat Mencapai Amerika Dalam Enam Bulan Cetak E-mail
Kamis, 09 Maret 2006
Flu BurungBuana Katulistiwa- Virus flu burung H5NI dapat menjangkau Amerika dalam enam hingga 12 bulan atau bahkan bisa lebih cepat begitu burung liar yang terinveksi bermigrasi ke Antartika dan Alaska, kata pimpinan flu burung PBB.

Pola migrasi kemungkinan akan memungkinkan burung-burung membawa virus dari Afrika bagian barat ke Antartika dan Alaska, musim semi ini, kata Dr David Nabarro, Rabu (9/3). Beberapa burung yang terinveksi kemudian sepertinya berpindah ke selatan pada musim gugur pada jalur migrasi ke Amerika.

"Saya kira ini antara enam hingga 12 bulan," kata Nabarro dalam konferensi pers, "Dan siapa tahu - kita atas kekeliruan kita atau alasan lain, ini mungkin malah bisa lebih cepat."

H5N1 telah menyebar cepat di Asia, Eropa dan ke Afrika, menyebabkan dilakukan pemusnahan stok peternakan. Tampaknya orang yang terkena virus memiliki kontak yang dekat dengan ternak yang terinveksi.

Sejauh ini kasus penyebaran antarmanusia memang belum ditemukan, namun kalangan ilmuwan khawatir virus kemungkinan akan bermutasi ke dalam bentuk yang lebih mudah untuk berpindah, yang selanjutnya akan menyebabkan pandemik flu burung global.

Seperti diberitakan AP, Nabarro mengatakan, PBB telah memfokuskan diri dalam mengontrol penyebaran H5N1 pada ternak domestik dengan melakukan pemusnahan maupun vaksinasi. Fokus saat ini di Afrika, terutama Afrika bagian barat, dimana 50 persen penduduknya hidup dengan penghasilan kurang dari 1 dolar AS per hari, dan banyak keluarga memiliki ayam dalam lingkungan mereka.

"Ada krisis regional di Afrika bagian barat, dengan penyebaran di Nigeria dan Nigeria," kata Nabarro. "Tapi kami telah melakukan antisipasi manakala kami menemukan virus di negara Afrika barat lainnya dan ada banyak pekerjaan antisipasi yang kini sedang dikerjakan di sana."

Pemerintah AS berharap melakukan pengujian terhadap 75.000 hingga 100.000 burung-burung yang hidup atau yang matyi tahun ini, peningkatan yang signifikan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan fokus bantuan di Alaska, hal itu sesuai dengan penjelasan pejabat Departemen Pertanian AS.

"Beberapa tantangan yang kita hadapi sekarang benar-benar dramatis dan memerlukan banyak keahlian teknis," kata Nabarro lagi.

Nabarro mengatakan sebuah konferensi internasional mengenai burung liar akan diselenggarakan bulan Juni dan diharapkan akan membahas hasil penelitian yang kini tengah terus dilakukan. Review internasional utama mengenai flu burung juga akan digelar pada bulan Juni, katanya. (ss)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com