Depan arrow Topik arrow Kesehatan arrow "Barat" Kembali Ingatkan Asia Soal Pandemik Flu Burung
"Barat" Kembali Ingatkan Asia Soal Pandemik Flu Burung Cetak E-mail
Minggu, 29 Mei 2005
Flu BurungBuana Katulistiwa- Kalangan ilmuwan percaya, flu burung akan dapat menyebar hingga 20 persen penduduk dunia, membunuh jutaan orang dan menciptakan krisis ekonomi, namun mereka melihat belum cukup langkah yang sudah dilakukan untuk melawan virus itu sebagai ancaman global.

Virus H5N1 Asia ditemukan pertama kali pada unggas di Hong Kong dan China delapan tahun lalu, membunuh 37 orang di Vietnam, 12 di Thailand dan empat di Kamboja.

Pejabat kesehatan dunia mengkhawatirkan, virus ini dapat menjadi serangan mematikan menyaingi peristiwa yang terjadi pada 1918 di Spanyol akibat pandemik flu yang menewaskan antara 20-40 juta orang.

"Waktu saat ini sedang menuju pandemik berikutnya," kata Michael Osterholm dari Universitas Minnesota, Amerika Serikat (AS), pada seksi khusus dari jurnal Nature, seperti dikutip Reuters, Jum'at (26/5) lalu.

"Ada suatu keperluan yang sangat kritis bagi perencanaan medis maupun non-medis yang komprehensif di semua tingkatan untuk menghadapinya," kata dia.

Ilmuwan percaya pandemik berikutnya, kemungkinan berasal dari unggas di Asia. Untuk menjadi tegangan pandemik, H5N1 akan beradaptasi sendiri, atau bercampur materi genetik dengan virus manusia menjadi sangat terinfeksi pada manusia, yang mana tidak ada perlindungan melawannya.

Meskipun ketegangan flu burung telah bersirkulasi selama beberapa tahun di Asia, Albert Osterhaus dan virologist pada Pusat Medis Erasmus di Rotterdam, Belanda, mengatakan bahwa penelitian mengenai virus itu di Asia tampaknya setengah hati dan tanpa koordinasi. Mereka percaya banyak lagi yang diperlukan.

"Kami menyarankan ada gugus tugas global yang permanen untuk mengkontrol pandemik flu, dengan lembaga-lembaga yang terkait yang bekerja bersama-sama dengan kelompok peneliti terkemuka dari berbagai disiplin," kata mereka dalam jurnal.

Ilmuwan memperkirakan gugus tugas (task force) ini, yang kelak menampung para spesialis penyakit manusia dan hewan, seperti patologis, ekologis, ahli agrikultur, membutuhkan anggaran kurang dari 1,5 juta dolar AS per tahun.

Vaksin manusia dan burung

Berbagai negara berkembang kini melakukan penimbunan bagi persediaan Tamiflu, obat antiviral Roche?s untuk menghadapi pandemik flu manusia. Obat ini dibuat oleh perusahaan farmasi Swiss, yang akan menjadi garis pertahanan pertama saat para ilmuwan mempersiapkan sebuah vaksin yang efektif.

Meskipun Roche saat ini telah empat kali lipat telah meningkatkan kapasitas produksinya, kalangan ahli percaya persediaan global tidak akan cukup jika pandemik terjadi. Obat ini juga takkan dapat mencegah suatu penyakit, hanya dapat mengurangi janngka waktu gejala flu.

Sejauh ini, sekitar 50 negara sudah melakukan persiapan menghadapi pandemik, namun hanya sedikit negara di Asia yang memulainya.

Ahli lainnya percaya begitu sedikitnya perhatian telah difokuskan pada strategi global untuk mencegah pandemik dan sumbernya ?hewan dan khususnya unggas.

Hong Kong memusnahkan 1,5 juta unggas pada tahun 1997 ketika virus H5N1 menyerang, termasuk melakukan upaya pengawasan dan pembatasan pergerakan untuk unggas. Negara lain memutuskan untuk mencacar hewan atau memilih program pengawasan.

Ilmuwan telah melakukan pengujian keamanan sebuah virus H5N1 yang sudah tidak aktif, yang dibuat oleh Sanofi Aventis. Kontrak untuk memproduksi 2 juta dus sebagai persediaan telah pula ditandatangani.

"Upaya ini akan memastikan bahwa, perlukah kebutuhan ditingkatkan, memproduksi teknik, prosedur, dan kondisi-kondisi untuk produksi besar-besaran, telah pada tempatnya," kata Dr Anthony Fauci, dari Institut Kesehatan Nasional di Bethesda, Maryland.

Tidak sama seperti pandemik lain, ilmuwan sekarang mempunyai pengetahuan dan teknologi untuk menembangkan tindakan untuk melawan bibit penyakit, termasuk pengalaman masa lalu dalam menghadapinya. (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com