Buana Katulistiwa – Setelah membuat fasilitas e-mail, Google, salah
satu situs pencarian, kini menambah fasilitasnya dengan membuat situs peta (web-mapping). Dengan menggunakan
sub-domain maps.google.com , mereka menampilkan peta-nya sejak 10 Februari 2005.
Meski masih versi beta (ujicoba –
red) dan hanya mencakup wilayah Amerikia Serikat dan Kanada, informasi yang
disampaikan cukup banyak. Taman, mall, perusahaan,
jalan, bandara, merupakan informasi yang ditampilkan. Anda dapat mencari alamat
dengan fasilitas di peta ini.
Kemudahan pencarian menjadi
andalan Google. Untuk kemudahan, anda dapat menggeser peta dengan menggeser
mouse atau dengan menggunakan tombol panah. Fasilitas pembesaran dan pengecilan
peta juga dapat dilakukan dengan mudah.
Matt Rosenberg, pengelola
geography.about.com, menyatakan peta Google merupakan generasi
mendatang pemetaan
online. “Peta Google menjadi tempat saya mencari alamat atau untuk arah
berkendara, mereka telah membuat pekerjaan besar dan saya yakin situs
ini akan
bertambah baik” ujarnya memuji.
Web mapping bukanlah barang baru di dunia internet.
Buana Katulistiwa sendiri telah menampilkan makalah mengenai webmapping.
Kini, kepopulerannya bertambah di kalangan praktisi SIG Indonesia. Berbagai perangkat lunak digunakan
dalam aplikasi webmapping ini. Salah satu direktori webmapping buatan orang Indonesia ialah
buatan Eko Susilo, sedangkan buatan asing
ada di Direction Magazine.
(dp) Powered by AkoComment! |