Depan arrow Info GIS arrow Belanda Tetap Menjadi Pusat Perdagangan Peta Dunia?
Belanda Tetap Menjadi Pusat Perdagangan Peta Dunia? Cetak E-mail
Senin, 21 November 2005
Buana Katulistiwa - Perusahaan supplier data peta digital Belanda, TeleAtlas telah mencapai angka 467 juta Euro dalam penawaran perdana umum (IPO) setelah mereka listing pada Euronext Amsterdam pada 18 November lalu.

IPO ini diperoleh hanya beberapa bulan setelah pengembang sistem navigasi kendaraan Belanda, TomTom “go public”.

Seperti dilansir situs mapper.net, 18 November lalu, sepanjang abad ke-17, Amsterdam mendominasi perdagangan peta internasional. Perusahaan-perusahan kartografi terkenal seperti Blaeu dan Hondius ada di daerah ini dan memasok peta-peta ke Dutch East India Company dan kalangan keluarga kaya raya Amsterdam.

Tapi kini Belanda tampaknya kembali menjadi pusat industri peta digital. TomTom berkantor di Amsterdam. TeleAtlas berbasis di ’s-Hertogenbosch. Perusahan AND berkantor pusat di Rotterdam. Dapatkah diidentikkan Belanda itu dengan peta? Bagaimanapun, Belanda menjadi pemain penting dalam pengadaan logistik di Eropa.(bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com