|
Buana Katulistiwa- Gas-gas rumah kaca yang mengakibatkan peningkatan temperature planet saat ini terus mengalami peningkatan di atmosfer. National Oceanic and Atmospheric (NOAA) menyebut, Selasa (2/5), terdapat peningkatan karbon diaoksida dan nitro oksida pada udara tahun lalu.
Namun begitu, seperti dilansir kantor berita AP, hari ini, NOAA menyebut ada pengurangan CFC (chlorofluorocarbon) yang menyebabkan lobang ozon di atas Antartika. Hanya saja, kata NOAA, indeks gas rumah kaca tahunan ?menunjukkan keberlanjutan, tetap meningkat di atmosfer.?
Indeks dibuat berdasarkan angka dasar 1,0 pada tahun 1990. Untuk tahun 2005, indeks telah menjadi 1,215, kata lembaga itu.
Gas-gas rumah kaca, dihasilkan oleh industri, kendaraan bermotor dan mesin-mesin lain, dapat membendung panas matahari ke permukaan bumi, menyebabkan radiasi panas kembali ke bumi. Hasilnya peningkatan gradual temperature selama decade terakhir, yang menyebabkan meningkatnya perhatian manusia atas kemungkinan bahaya perubahan iklim yang diakibatkannya.
Yang terbanyak mengalami peningkatan adalah karbon dioksida, yang oleh NOAA menyebutnya 62 persen dari gas rumah kaca. Karbon dioksida meningkat dari rata-rata 376,8 ppm tahun 2004 menjadi 378,9 ppm tahun 2005. Pada masa praindustrial tingkat CO2 diperkirakan sekitar 278 ppm. (bj)
Powered by AkoComment! |