|
Buana Katulistiwa- Para geografer terkemuka dari seluruh dunia sedang mempersiapkan diri berdebat di Brisbane, Australia, untuk mencapai kesepakatan mengenai perubahan iklim global, pada 3-7 Juli 2006 mendatang.
Geografer dari University of Queensland, Profesor John Holmes, akan memimpin konferensi Persatuan Geografi Internasional (International Geographical Union) di Brisbane, bulan depan.
Seperti dikutip dari situs universitas ini, www.uq.edu.au, Selasa (19/6), Profesor Holmes menyebut konferensi ini merupakan pertemuan terpenting dari para geografer, dan akan dihadiri lebih dari 900 geografer, termasuk lebih dari 700 orang geografer di berbagai negara.
Dia menyebutkan, konferensi akan menjelaskan bagaimana kompleksnya, luasnya tekanan dalam skala global terhadap sumber daya lingkungan, sosial, budaya dan ekonomi pada tingkat regional dan lokal akibat pemanasan global tersebut.
?Konferensi ini mencari respon regional dalam perubahan dunia, terutama pada zona tropis dan kering, seperti di Australia, Selandia Baru, Asia Tenggara dan Pasifik Barat Daya,? katanya.
Profesor Holmes mengatakan, tema utama lain konferensi ini akan memfokuskan diri pada monitoring dan ukuran perubahan regional iklim dan memberikan solusi bagi mengatasi dampak dan strategi alternatif dalam merespon perubahan-perubahan itu.
Dia menambahkan, sesi lain konferensi akan mencarikan strategi untuk meminimalkan dampak negatif eksploitasi sumber daya di region, termasuk penggundulan hutan, degradasi tanah, penggurunan dan over-fishing.
?Respon konstruktif tergantung kepada pemerintahan yang baik, yang sangat berhubungan dengan masalah yang terakhir ditemui di Kepulauan Solomon,? kata Profesor Holmes seraya menyebut bahwa konferensi ini akan membahas 800 makalah selama lima hari.
Dikatakan, International Geographical Union (IGU) memiliki representasi Eropa yang kuat, biasanya konferensinya diadakan di Eropa atau yang berdekatan dengan Eropa. Tahun 2004, konferensi digelar di Glasgow, dua konferensi berikutnya sebelum di Brisbane, digelar di Tunisia dan Israel.
Sebelum konferensi utama, Olimpiade Geografi International juga akan digelar. Diselenggarakan oleh Royal Geographical Society of Queensland, olimpiade akan menguji kemampuan geografi tim SMA dari 22 negara, termasuk kemampuan mereka untuk bekerja dan interpretasi mereka terhadap peta. (bj)
Powered by AkoComment! |