|
Buana Katulistiwa - Gempa bumi berkekuatan 7,5 Skala Richter yang terjadi pusat Mozambik, menyebabkan sedikitnya dua tewas dan penduduk meninggalkan rumah akibat guncangan yang juga terasa hingga Zimbabwe dan Afrika Selatan.
"Sejauh ini sedikitnya dua orang meninggal dan 13 orang luka-luka di Machaze, tapi saya yakin situasi terus berkembang," kata Severino Marcos, seorang insiyur pada departemen geologi Kementerian Pertambangan.
Gempa terjadi pada tengah malam pada Kamis (Jumat dini hari WIB), dengan episentrum di Provinsi Manica, 530 km bagian utara ibukota Mapulo dan 225 kilometer barat daya Beira, kata US Geological Survey di Washington, seperti dikutip AFP.
 Episentrum Gempa (Sumber: USGS)
Ian Saunder, pimpinan proyek South African National Seismograph Network, mengatakan gempa ini merupakan yang terbesar kedua yang menyerang wilayah ini sejak 1900.
?Gempa yang terjadi di bagian selatan ini merupakan bagian dari system rift Afrika timur. Sistem yang memanjang dari Eritrea, Ethiopia terus ke Malawi kemudian Mozambik,? kata Saunders.
"Sistem ini kemudian terbagi dua. Lempeng Afrika di sebelah kiri dan lempeng Somalia di sebelah kanan, dan mereka bergerak, terbuka dan menyebabkan tekanan."
Penduduk di Maputo dan kota kedua Beira berlarian ke jalan setelah gempa menyerang pada 2219 GMT dan menghabiskan malam mereka diluar karena khawatir akan terjadi gempa susulan.
"Saya sedang menonton televisi ketika tiba-tiba saya melihat kursi bergeser dan ini aneh. Saya kemudian meninggalkan kursi dan melihat banyak orang keluar bangunan," kata Daniel Fernando, penduduk Maputo.
Pada tahun 2000, sekitar 1000 orang kehilangan tempat tinggal dalam banjir di Mozambik, yang sebelumnya menderita akibat perang yang berakhir 1992. (ss)
Powered by AkoComment! |