|
Buana Katulistiwa- Australia mengalami kondisi cuaca yang belum pernah dialami sebelumnya, dan diperkirakan musim kering yang menjengkelkan akan melanda negeri itu sekali lagi. Di Korea Selatan juga dilaporkan, cuaca terpanas yang terjadi pada musim semi merupakan peristiwa yang baru pernah terjadi sejak beberapa dekade.
Biro Meteorologi Australia dalam pernyataannya terbaru mengatakan bahwa tiga bulan terakhir ini menjadi periode paling panas dari sebelumnya, dan ada juga peringatan akan terjadinya El Nino baru.
Dr Andrew Watkins, senior klimatologis pada biro pusat iklim nasional berpendapat, ada temperatur yang tidak biasanya sedang terjadi di Australia. "Temperatur dalam kenyataannya telah lebih panas dari yang pernah terjadi," kata Dr Watkins.
Dikatakan, temperatur maksimal di seluruh wilayah Australia telah meningkat 1,1 derakat di atas normal. "Kami belum pernah melihat periode Januari ke April lebih panas dari sebelumnya."
Dr Watkins, seperti dikutip situs The World Today, pada 4 Mei 2005 menyebutkan pula, pada saat yang sama, berdasarkan catatan yang terekam menunjukkan bahwa di seluruh kontinen, curah hujan juga tercatat curah hujan rendah. Ini merupakan musim kering kedua Januari ke April yang tercatat, dimana mereka mencatat sekitar 150 mm rata-rata hujan yang jatuh di kontinen Australia.
"Kami telah menemukan catatan terencah di seputar barat daya Queensland dan barat laut New South Wales sebagaimana pada bagian dari Australia bagian utara dan barat. Ada malah yang memiliki curah hujan sangat, sangat rendah, khususnya dari Port Hedland memanjang ke Bourke dan sebagian Tamwroth di New Southe Wales."
Dia mencatat pergerakan kembali ke temperatur tinggi dan rendahnya curah hujan menyebabkan bagian dari Australia tetap dalam kondisi recovering dari kekeringan sebelumnya, merupakan kejadian yang terburuk dalam 100 tahun.
"Temperatur tinggi tetap mengarah kepada penurunan evaporasi dan membuat sesuatu yang lebih buruk ketika Anda tidak mendapat cukup curah hujan," Dr Watkins seraya menyut bahwa hal itu akan sangat berdampak buruk bagi upaya pertanian yang seharusnya sudah dapat bertanam.
Pemerintah Pusat telah mendeklarasikan 46 persen dari lahan pertanian mengharapkan Victoria, dan ini akan menjadi pengalaman kekeringan dalam 20 tahun.
Senator Ian Campbell berkomentar Australia menderita dalam kekeringan terparah dalam sejarah. " Ini sungguh realitas, ini tragedi bagi banyak orang di Australia," katanya.
Senator Campbell menegaskan, pemerintah sedang meninjau ulang proses pelaksaaan untuk sebuah kondisi khusus.
"Apa yang sangat membuat frustasi untuk petani di masa lalu adalah terjadinya perselisihan antara pemerintah negara bagian dan pemerintah pusat, ukuran-ukuran telah diperebutkan dan dalam jangka waktu yang lama, dan itu tentu saja sungguh menyakiti hati jika di luar sana memerlukan bantuan," kata Senator Campbell. (bj) Powered by AkoComment! |