Depan arrow Topik arrow Fisik arrow China dan Rusia Bekerja Sama Memonitor Sungai Perbatasan
China dan Rusia Bekerja Sama Memonitor Sungai Perbatasan Cetak E-mail
Kamis, 23 Pebruari 2006
China - RussiaBuana Katulistiwa - China dan Rusia akan bekerja sama memonitor pencemaran sungai yang melintasi perbatasan kedua negara menyusul pencemaran yang terjadi akibat tumpahan bahan kimia tahun lalu, yang mengkontaminasi kedua negara.

"Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah substantif dalam menyelamatkan lingkungan secara bersama-sama antara China dan Rusia," kata media China Daily, mengutip pejabat kementerian lingkungan hidup China, Zhou Shengxian, seperti diberitakan AFP, Kamis (23/2).

Zhou menandatangani kesepakatan dengan Menteri Sumber Daya Alam Rusia Yuri Trutnez, di Beijing, Rabu, kata harian China itu.

Beberapa sungai menjadi sasaran dalam pengawasan bersama ini, yaitu Sungai Heilong, Wusuli, Erguna dan Suifen, serta Danau Xingkai.

Sungai Heilong merupakan sungai yang terkontiminasi setelah sebuah ledakan terjadi di sebuah perusahaan kimia di bagian timur laut China pada bulan November 2005. Sekitar 100 ton benzene dan nitrobenzene mencemari ekosistem.

Bahan kimia ini mengalir ratusan kilometer sepanjang Sungai Songhua di China hingga mencapai Heilong di perbatasan China-Rusia. "Untuk mencegah berbagai insiden, ahli kedua negara secara rutin akan melakukan tukar-menukar informasi dan bekerja bersama-sama," kata harian itu. (ss)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com