|
Buana Katulistiwa- Permukaan air Sungai Danube mencapai catatan tertinggi di Hungaria dan Serbia, dan menyerang sedikitnya 160.000 orang dan membanjiri 50.000 rumah ketika Eropa bagian tenggara dilanda banjir.
Kelompok penyelamat berupaya untuk memberikan pertolongan di sepanjang Sungai Tisza yang mengalir hingga ke Serbia dari Hungaria, begitu ketinggian air, pada Rabu (19/4) mencatat angka tertinggi, yang membuat dua negara ini dilanda banjir Danube.
Arus air di Romania, yang diakibatkan peningkatan ketinggian Danube mendorong otoritas melakukan evakuasi lebih dari 4.700 orang, terutama di bagian selatan Kota Calarasi dan Fetesti.
Sumber AFP, Jumat (20/4) menyebutkan, di negara tetangga Bulgaria, ribuan relawan bergabung bersama militer untuk mengatasi banjir ini. Situasi diperkirakan akan semakin sulit di sepanjang Balkan dalam hitungan jam, terutama setelah hujan lebat yang diperkirakan akan melanda di negara-negara ini.
Sungai Tisza meningkat hingga 980 centimeter di Kota Szeged, Hongaria, melewati 20 centimeter dari catatan tahun 1970, dan mempengaruhi ketinggian Danube, yang mengalir di sepanjang Serbia, Romania dan Bulgaria.
"Sekitar 158.000 orang di 51.150 rumah telah dilanda banjir dari air Tisza," kata Tibor Dobson, juru bicara lembaga pencegahan bencana nasional Hongaria.
Arus sungai di sisi perbatasan Serbia, dimana sungai ini diberi nama Tisa, air sungai mencapai 920 centimeter dekat Kota Novi Knezevac.
Tiga cabang Danube lainnya - Sungai Vit, Iskar dan Osam -dikatahui telah memenuhi bendungan beberapa hari sebelumnya, kata Kementerian Pertanian Byurhan Abazov.(bj)
Powered by AkoComment! |