Buana Katulistiwa- Ancaman bahaya badai siklon tropis di Australia yang terjadi beberapa pekan ini, belum lagi akan berakhir meskipun Siklon Daryl tampak melemah, kata pejabat senior Biro Meteorologi Australia Grant Elliott.
“Penduduk pandai hendaknya bijaksana untuk tetap waspada sistem ini,” kata Grant Elliott, seperti dilansir abc, awal pekan ini. “Kelakuan badai ini kadang mengejutkan. Jadi selama tiga hingga empat hari mendatang ini menjadikan cuaca yang sangat menarik, tidak hanya di barat laut tapi juga di pantai barat.”
Siklon Daryl, pada Sabtu (21/1) diketahui mencapai pantai utara Australia bagian barat setelah melewati kota-kota Port Hedland dan Karratha yang menyebabkan sedikit kerusakan.
Kekuatan siklon telah menurun ke sistem kategori 2, setelah sebelumnya kategori 3, namun petugas pelayanan darurat mengingatkan pada hari itu angin bisa meningkat mencapai 130 km per jam, mendekati Exmouth hingga Pannawonica.
Grand Elliott menambahkan, meskipun sistem dideteksi paralel ke pantai, ini tetap dapat berubah arah. “Jika sistem ini datang mendekat ke pantai kemudian kita dapat melihat gelombang badai,” katanya.
Sementara itu, pada hari Selasa (23/1), Juru Bicara Biro Cuaca Bruce Buckley mengatakan, badai Siklon Daryl telah menurun hingga ke kategori 1 di bagian barat Australia. Namun di Exmouth kemungkinan mengalami ekses dengan kecepatan 100 kilometer per jam.
“Siklon Tropis Daryl telah mencapai kategori 3 ketika mencapai utara wilayah Wymcreek,” katanya. “Saya percaya, ini dapat menghasilkan tipe Clare jika dia kembali menyerang pantai pada saat-saat tertentu.” (ss)
Powered by AkoComment! |