Depan arrow Artikel arrow Berita Dunia arrow 36 Juta Terkena Risiko Jika Terjadi Tsunami di Caribia Utara
36 Juta Terkena Risiko Jika Terjadi Tsunami di Caribia Utara Cetak E-mail
Selasa, 22 Maret 2005
Buana Katulistiwa- Kalangan ilmuwan kelautan menilai, potensi tsunami untuk membinasakan Karibia bagian utara sangat tinggi. Hal itu didasarkan pada analisis mereka mengenai data historis kedatangan Colombus. Sebagian gejala alam bisa menimbulkan tsunami, yang dampaknya dapat dirasakan pada pulau-pulau Greater dan Lesser Antilles dan sepanjang timur dan pantai Teluk Amerika Serikat.
Nancy Grindlay dan Meghan Hearne dari Universitas North Carolina Wilmington dan Paul Mann dari Universitas Texas di Austin memfokuskan perhatian pada satu sumber utama tsunami masa lampau di wilayah: pergerakan sepanjang batas antara Amerika Utara dan lempeng tektonik Caribbean.

Menulis pada EOS, surat kabar the American Geophysical Union, pada pertengahan Maret ini, mereka mengatakan bahwa sedikitnya 10 kejadian tsunami telah berhasil didokumentasikan di sebelah utara Karibia sejak 1942, enam diantaranya diketahui telah menyebabkan hilangnya kehidupan. Kesepuluh kejadian ini disebabkan oleh pergerakan yang terjadi di sepanjang lempeng, yang berada sepanjang pantai utara Hispaniola (Haiti dan Republik Dominika), dan meluas sekitar 3.200 kilometer (2000 mil) dari Amerika tengah hingga Lesser Antilles.

Sebelumnya tsunami telah membinasakan Port Royal pada tahun 1692, membunuh sedikitnya 10 orang Jamaika di pantai pulau selatan pada 1780, dan membinasakan pantai Hispaniola dan Virgin Island pada 1842. Peristiwa terakhir terjadi pada 1946 ketika tsunami menghantam sebelah utara Karibia dengan sekala 8,1 magnitudo di Republik Deminika. Bencana tsunami ini telah membunuh sekitar 1.800 orang.

Peneliti menaksir bahwa dengan peningkatan jumlah populasi, khususnya di wilayah pantai, maka sekitar 35,5 juta orang kini berhadapan dengan resiko pukulan tsunami yang sangat kuat di Karibia utara itu. Tambahan lagi, mereka mencatat ancaman ini berdasarkan studi pada garis patahan sepanjang North America dan lempeng Karibia. Termasuk penelitian kelompok lainnya yang mencatat risiko sebelah utara Karibia mulai dari daerah yang terjauh seperti Canary Island. Sebelum periode 1492, tsunami terbesar sepanjang lebih dari 500 tahun mungkin telah terjadi. Hal itu berdasarkan studi yang mereka lakukan di bawah laut sepanjang garis pantai, mulai dari pantai utara Puerto Rico. (bj)
Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com