|
Buana Katulistiwa - Geografer China, Sun Honglie, menyarankan kepada pemerintahnya untuk mengembangkan teknologi baru untuk memproteksi lingkungan untuk menyokong kondisi kehidupan dan mengembangkan masyarakat yang mendukung efisiensi energi.
Seperti diberitakan Xinhua, Selasa (10/1), Sun Honglie, yang berasal dari China Academy of Science, menyebut bahwa saat ini banyak masalah lingkungan yang dialami China tanpa didukung oleh kemajuan teknologi perlindungan lingkungan hidup.
"Banyak masalah lingkungan memerlukan jawaban penyelesaian dengan bantuan penguatan teknologi baru," kata Sun Honglie.
Sun mengakui China lemah dalam memberikan perhatian pada inovasi riset original dalam bidang teknologi perlindungan lingkungan untuk menjawab permasalahan lingkungan hidup di China yang demikian serius.
Statistik pejabat menunjukkan bahwa begitu besar kerugian ekonomi akibat polusi lingkungan, yang jumlahnya mencapai 3 hingga 8 persen dari PDB (produk domestik bruto) tahunan China.
Presiden China Hu Jintao mengatakan hari Senin pada saat pembukaan Konferensi Nasional Sains dan Teknologi China, "Prioritas harus diberikan untuk mengembangkan teknologi perlindungan lingkungan untuk mengurangi dampak pembangunan ekonomi dan social."
Pemerintah China menargetkan peningkatan empat kali lipat PDB tahun 2000 hingga 2020 yang berarti bahwa China harus membangun pertumbuhan rata-rata tahunan 7,2 persen dalam 15 tahun ke depan.
Meskipun begitu, Sun Honglie mengatakan, adalah penting bagi China untuk mengubah mode pembangunannya kepada keseimbangan pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan. China harus menekankan inovasi untuk mengintegrasikan database pertumbuhan berkelanjutan. (ss) Powered by AkoComment! |