|
Buana Katulistiwa- Sebuah laporan diluncurkan regulator Eropa, pekan lalu. Bunyinya antara lain bahwa bisnis dan industri yang bersahabat dengan lingkungan (environmentally-friendy) mampu memberi keuntungan dan menghemat miliaran pounsterling.
Barbara Young, Kepala Eksekutif Lembaga Lingkungan Hidup, yang mengumumkan laporan itu, pekan lalu di London, Inggris, menyebut bahwa manajemen dan regulasi tidak hanya mempromosikan keberlanjutan (sustainability) tapi juga menciptakan kompetisi ekonomis dan meningkatkan keuntungan.
Menurut dia, dengan checks and balances terbaik, bisnis di Inggris misalnya dapat menghemat 6 miliar pounsterling dalam setahun.
“Analisis baru ini menunjukkan bahwa praktik bisnis dan industri yang bersahabat dengan lingkungan menjanjikan kesejahteraan dan menghemat,” katanya seraya menyebut bahwa regulasi lingkungan yang efektif dapat mendorong inovasi, menciptakan pasar baru dan mengurangi risiko bisnis.
"Dimasa lalu kita selalu dipaksa untuk mempertahankan klaim yang sangat kaku dalam menetapkan peraturan lingkungan hidup yang dianggap dapat menghalangi pembangunan ekonomi dan mengurangi daya saing. Ini tidaklah benar. Negara-negara dengan peraturan lingkungan yang dirancang denganbaik adalah negara-negara yang terbaik untuk melaksanakan bisnis.”
Seperti dilansir sebuah situs di London, belum lama ini, dalam laporan yang berjudul “ Contribution of Good Environmental Regulation to Competitiveness”, menyebut bahwa di Inggris saja pengelolaan sampah dapat menghemat pihak industri manufaktur hampir 3 miliar pounsterling setahun melalui pemotongan anggaran pengadaan material.
Industri juga dapat menghemat sekitar 1,8 miliar pounsterling melalui penghematan energi. Sektor agrikultur menghemat hampir 1 miliar pounsterling melalui pendekatan manajemen lingkungan misalnya dalam target penggunaan pestisida.
Laporan ini juga mengklaim bahwa regulasi telah berdampak pada angkatan kerja, dengan penerimaan kerja mendekati 2,7 juta orang yang terkait dengan lingkungan. (ss) Powered by AkoComment! |