Depan arrow Topik arrow Ekonomi arrow Perancis Pangkas Penggunaan Minyak Hingga 2020 dengan Reaktor Baru
Perancis Pangkas Penggunaan Minyak Hingga 2020 dengan Reaktor Baru Cetak E-mail
Senin, 09 Januari 2006
Buana Katulistiwa - Presiden Perancis Jacques Chirac mengumumkan rencana untuk mengurangi konsumsi minyak di Perancis, termasuk meluncurkan prototype reactor nuklir baru generasi keempat yang akan digunakan tahun 2020, sebagai bagian pengurangan konsumsi minyak dalam 20 tahun ke depan tersebut.

Seperti diberitakan AFP, Senin (9/1), Perancis telah menjadi produsen tenaga nuklir terbesar kedua di dunia setelah mereka mengalami oil shock tahun 1970-an, yang kemudian mengurangi ketergantungan minyak dengan pembangunan 58 reaktor nuklir.

Chirac juga menyebut dalam pidato awal tahunnya bahwa Perancis harus mengembangkan energi solar, elektornik dan kendaraan diesel hybrid, serta meningkatkan produksi bahan bakar biomass lima kali lipat dalam dua tahun mendatang.

"Saya berharap lembaga inovasi industrial akan memberikan kontribusi dari tahun ini untuk meluncurkan proyek-proyek ini. Perusahaan keretaapi RATP dan SNCF seharusnya mengurangi konsumsi minyak mereka dalam 20 tahun mendatang," kata Chirac.

Perusahaan daerah Operator nuklir Electricite de France sudah bersiap segera meluncurkan rencana untuk memulai pengoperasian reactor European pressure water reactor (EPR) berkekuatan 1.600 megawatt (MW) pada tahun 2012, yang merupakan reactor generasi ketiga. (ss)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com