Depan arrow Topik arrow Ekonomi arrow Katrina Lebih Mahal dari Andrew Atau Sama Seperti Ivan?
Katrina Lebih Mahal dari Andrew Atau Sama Seperti Ivan? Cetak E-mail
Rabu, 31 Agustus 2005

Buana Katulistiwa - Badai Katrina diperkirakan akan menyebabkan perusahaan asuransi mengeluarkan dana lebih dari 30 miliar dolar AS, yang menyebabkan badai ini menjadi badai termahal yang menyerang AS, kata pembuat model badai.

Citra katrina

Seperti dikutip Reuters, Minggu (29/8) Eqecat Inc di Oklahoma, Kalifornia, memperkirakan asuransi kehilangan minimal 15 miliar dolar AS, didasarkan pada potensi tutupan lahan New Orleans di Lafourche atau Plaquemines. Badai diperkirakan meningkatkan gelombang setinggi 28 feet di beberapa daerah.

Pembayaran 30 miliar dolar AS membuat Katrina menjadi badai yang lebih mahal daripada Badai Andrew, yang menghasilkan lebih 20 miliar dolar AS klaim asuransi ketika badai ini menyapu bagian selatan Florida tahun 1992. Andrew mencapai badai kategori lima, angka tertinggi dalam skala Saffir-Simpson.

Namun begitu, Eqeqat dalam keterangannya sehari kemudian, Senin (30/8) merevisi kembali proyeksinya, dan hanya menyebut bahwa proyeksi kerugian akibat Badai Katrina hanya berkisar 9 miliar dolar AS hingga 16 miliar dolar. Angka ini jelas hanya mengambil alih posisi Badai Ivan tahun lalu, dengan klaim 10 miliar dolar AS, yang menjadi malapetaka badai kedua bagi industri asuransi.

Bill Mellander, Juru Bicara Allstate Corp mengatakan, asuransi perdagangan umum, oto dan perumahan sedang menghitung klaim di sekitar areal yang diperkirakan mengalami kerusakan.

Dia menyebut adalah terlalu dini untuk memperkirakan kerugiaan asuransi akibat badai ini. Kerugian akibat empat badai Florida selesai dihitung Allstate pada kuartal ketiga tahun lalu.

Perusahaan asuransi besar lainnya, Hartford Financial Services Group Inc., belum mau memberikan komentar apa-apa. Pada Senin sore (Selasa WIB -Red), mereka memiliki tim klaim yang sudah siap untuk berangkat ke berbagai daerah untuk memulai proses klaim. Pada hari Jum’at, saham Allstate ditutup pada 58,27 dolar AS, dan Hartford 74,41 dolar AS.

Selain masalah asuransi, Badai Katrina juga telah mendorong naiknya harga minyak mentah dunia hingga melewati angka 70 dolar AS per barel awal pekan ini. Katrina dipercaya menyebabkan kerusakan pipa, perlengkapan eksplorasi lepas pantai dan infrastruktur minyak lainnya.

Otoritas Federal, Senin mengatakan, lebih dari 75 persen pekerja dan 72 persen pekerja sumur pompa telah dievakuasi. Ini menyebabkan dihentikannya sekitar 92 persen dari produksi minyak di Teluk, dimana produksinya 1,3 juta barel per hari.

Begitu Katrina mendekati Minggu, dia juga mendorong ditutupnya Pelabuhan Minyak Louisiana, yang adalah terminal impor minyak terbesar di Amerika Serikat. Penutupan ini menyebabkan terhentinya impor 1 juta barel per hari minyak mintah, ekivalen dengan 10 persen impor minyak AS.

Citra katrina

Memang harga minyak masih di bawah catatan harga pada tahun 1981, yang akibat inflasi, mencapai 90 dolar AS per barel. Tapi harga gas tetap tinggi 3,11 dolar AS per galon pada tahun 1981. Di AS pada Senin pagi, pada posisi 2,60 dolar AS, 73 persen lebih tinggi dari 1,87 dolar AS per galon pada hari yang sama bulan Agustus 2004.(bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com