Buana Katulistiwa- Pelaksanaan Forum Air Sedunia (World Water Forum) yang diadakan 16-22 Maret 2006 di Meksiko City dituding oleh kelompok demonstran telah "dibajak" oleh kalangan industri air.
"Kami melihat forum ini telah dibajak oleh sektor swasta dan kami di sini untuk menentang hal itu," kata Steve Bloomfield, perwakilan perserikatan dagang Inggris, seperti dikutip AP, Jumat (17/3). Steve dan sekelompok orang berdemonstrasi di monument Independence Angel untuk menentang pertemuan yang diikuti sekitar 5000 orang delegasi dari seluruh dunia itu.
Dalam aksi yang dijaga ketat aparat kepolisian Meksiko City itu, para demonstaran mengenakan pakaian tradisionil Meksiko untuk menunjukkan isu-isu lokal air, bukan anti-globalisasi.
Beberapa polisi telah melakukan pengawalan di jalan lingkar yang terkenal sibuk Periferico. Beberapa jalan utama lainnya telah ditutup.
Forum air ini mendapat kritik keras sebagai upaya pihak korporasi besar negara-negara kaya ke negara-negara berkembang untuk mempromosikan privatisasi air.
Menurut Maude Barlow, aktivis Kanada, World Water Forum's telah memberikan jalan bagi anggota pemerintahan, organisasi inetrnasional seperti Bank Dunia, saintis dan kalangan bisnis untuk mengambil keuntungan dari privatisasi air.
Barlow menyebut perusahaan Perancis, Suez, berupaya menghidupkan harapan kegagalannya untuk kembali mengembangkan air segar untuk ribuan orang di Bolivia. Para pemrotes di kota El Alto melakukan aksi perlawanan tahun 2003 untuk menentang pemerintah untuk menolak kontrak dengan Suez.
Perusahaan Perancis mengatakan privatisasi dibawa ke Amerika Latin merupakan upaya untuk menolong kelemahan atas rumitnya sistem air yang digarap oleh perusahaan-perusahaan publik selama ini.
Loic fauchtorn, Presiden World Water Council mengatakan, lembaga dan kalangan bisnis belum terlibat banyak untuk proyek-proyek air. "Saat ini hanya 5 persen dana publik terkumpul untuk air. Hanya 5 persen investasi didedikasikan bagi air. Ini merupakan error ekonomi besar," katanya.
Sementara itu dari arena forum diberitakan, para delegasi mengungkapkan investasi baru dan gagasan-gasan baru diperlukan untuk mengatasi persoalan air bagi manusia hingga 2015 mendarang.
Menurut Daniel Zimmer, angota senior forum ini mengharapkan adanya perkembangan yang kuat bagi keterlibatan sector swasta untuk mengatasi air terutama dalam kerangka Millennium Development Goals (MDGs). "Harapan kita tahun 1990-an bahwa swasta telah menjadi tidak realistic akibat adanya penentangan atas partisipasi swasta," kata dia.
"Kita harus membuat partnership baru," kata dia. "Hanya jika kita dapat memiliki pelayanan publik yang kuat kita dapat memiliki hubungan yang kuat dengan sektor swasta." (bj)
Powered by AkoComment! |