Buana Katulistiwa ? Berawal dari kepopuleran sebuah olahraga petualangan, sebuah studio film di Washington memproduksi film mengenai Global Positioning System (GPS). Film yang diberi judul GPS the Movie ini akan dirilis tahun 2006 mendatang.
Kegiatan "berburu harta" dengan GPS telah menjadi sesuatu yang populer dalam lima tahun belakangan ini. Diperkirakan, lebih dari 150.000 pemburu di 200 negara melakukan kegiatan yang disebut-sebut sebagai olahraga jenis baru.
Aturannya, sebuah tim dibekali sebuah GPS genggam dan kordinat petunjuk yang akan mengarahkan tim tersebut pada harta yang telah disiapkan. Layaknya pemburu harta zaman dulu, mereka menjelajah hutan, resort, taman bahkan lokasi sebuah gedung di tengah kota.
Kembali ke film GPS the Movie, film ini menceritakan tentang sekelompok pemuda yang diminta melakukan sebuah perjalanan oleh undangan misterius. Mereka yang merupakan teman lama, kembali berkumpul dan berharap menemukan harta yang dijanjikan.
Pencarian mereka menjadi menakutkan ketika di perjalanan mereka menemukan sebuat foto wanita bertopeng diikat di kursi dan terlampir serangkaian kordinat dalam foto tersebut. Mereka diarahkan untuk menyusuri gunung dan hutan di Barat Washington yang terkenal keindahan alamnya sekaligus menakutkan. Daerah tersebut bernama Green River, daerah buangan tempat pembunuh berantai sadis tinggal.
Pers rilis www.gpsthemovie.com memperkirakan, film ini akan membuat orang berfikir dua kali untuk melakukan kegiatan semacam ini.
Film yang memperkenalkan teknologi aplikasi geografi memang bukan pertama kalinya. Beberapa tahun lalu, Enemy of The State menampilkan teknologi penginderaan jauh realtime, saat agen rahasia Amerika menemukan seseorang tersangka.(dp) Powered by AkoComment! |