|
Buana Katulistiwa - Peta tertua yang menggambar suatu tempat di dunia barat, yang diyakini dibuat pada 500 sebelum Masehi, ditemukan di bagian selatan Italia. Peta yang dikenali sebagai "Soleto Map", ditemukan kelompok arkeolog Belgia, Thierry van Compernolle dari Univesitas Montpellier dua tahun lalu.
Peta tua yang menggambarkan wilayah Apulia, bagian selatan Italia, berukuran stempel pos, sempat dirahasiakan keberadaannya, tulis Daily Telegraph dalam terbitan edisi 18 November 2005.
Nama-nama tempat ditandai dengan titik, sebagaimana pada peta kini, dan ditulis dalam bahasa Yunani kuno. Laut di bagian barat, Taras (Taranto), kini Teluk Taranto, diberi nama Yunani. Lautan pada bagian yang sama semenanjung, Ionian dan Adriatik, digambarkan dengan garis zig-zag paralel.
Tidak kurang dari 13 kota ditandai dalam peta itu, seperti Otranto, Soleto, Ugento dan Leuca (kini Santa Maria di Leuca) masih tetap ada.
Peta dipertunjukkan kepada publik pertama kali pekan ini di Museum Arkeologi Nasional Taranto. Sebagai bagian dari peta geografis tertua yang klasik yang pernah ditemukan, ini merupakan bukti meterial pertama bahwa nenek moyang Yunani sudah menggambar peta tempat-tempat sebelum zaman Romawi.
Hal ini diketahui dari literatur tua Yunani mengenai konsep peta dan beberapa peta telah digambar namun belum pernah ditemukan.
Nenek moyang orang China memiliki sistem pembuatan peta yang baik, namun teknik kartografi modern dipercaya telah dimiliki oleh nenek moyang orang Yunani. Kebanyakan keberadaan peta-peta klasik diperoleh dari zaman Romawi dan penanggalannya adalah setelah kelahiran Yesus Kristus.
Kalangan ahli mengharapkan bahwa tantangan penemuan peta-peta itu bukan hanya terkait dengan asal mula kartografi, tapi juga sejarah regional, terutama dalam hubungan antara penduduk lokal Messapian dengan tetangganya, Yunani.(bj) Powered by AkoComment! |