Depan arrow Komunitas arrow Buku Tamu
Buku Tamu

Saat ini ada 166 entri dalam Buku Tamu.
Halaman: « 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

NamaPesan
emi
dari pekanbaru
Kam 10 Peb 2005 08:29:07 CST
menurut saya sudah saat nya teknologi GIS diterapkan setiap perencanaan pembangunan baik oleh pihak pemerintah maupun swasta,karna dengan penggunaan teknologi GIS,kondisi geografis suatu daerah dapat diketahui dengan tepat,cepat dan akurat
cyborthorn@yahoo.com
Saddam
dari Bdg
Sen 24 Jan 2005 10:22:22 CST
Haturnuhun kasadayana sehingga abdi kenging sababaraha informasi didieu. Haturnuhun!!!
-
eko sumbono Kam 13 Jan 2005 01:06:05 CST
selamat atas bk,gw baru liat situs bk lagi, sudah setahun gw ngga lihat situs bk.gw salut atas peningkatan bk sebagai LSM,semoga tetap menjadi garda terdepan dalam membumikan geografi.salam geo buat sapta,bayu,toki.masih ingat gw?
bono_geo@yahoo.com
taqy Sab 01 Jan 2005 10:49:56 CST
Pengelola artikel bk: coba mulai dimasyarakatkan juga tentang bencana sosial. Menurut hemat saya korbannya juga tidak kalah dahsyatnya, bahkan lebih dahsyat. selain korban langsung seperti bencana alam juga korban laten selanjutnya untuk bencana sosial.  
sebagai latar pemikiran, Mungkin untuk bencana alam selain korban langsung dan dampak psikologis keluarga korban pasca bencana dan biaya pembangunan fisik yang rusak. Sedangkan untuk bencana sosial selain korban langsung, korban psikologis keluarga korban langsung, ternyata masih menyisakan dampak laten (lebih jangka panjang) jika dikalkulasi secara ekonomis lebih dahsyat: kehilangan jatidiri, ketidakpercayaaan, tersingkir, terisolasi apalagi sebagai bangsa yang kalah dalam peperangan misalnya. Seperti bangsa Indonesia sampai saat ini lebih bangga meniru dari luar, lebih bangga membeli produk luar, lebih bangga memakai tenaga luar dll (berapa yang harus ditanggung negara selama kesadaran kemandirian dan kepercayaan diri bangsa terbentuk) ini adalah korban bencana sosial ; penjajahan 3,5 abad yang lalu. Sampai kepada penanganan bencana alampun menggunakan sistem dari luar, mana produk kita sebagai bangsa besar? Mana tauladan kita yang dapat menyumbang dunia? Belum lagi seperti palestina dan israil, korea selatan dan korea utara, pakistan dan india (internasional), Madura - Dayak/melayu, poso, ambon, Aceh, Papua dll (lokal). 
Wow ini dapat untuk bahan dasar pada kolom politik (karena keinginan untuk menguasai kelompok satu dengan kelompok lainnya) atau karena sifat premordialisme sempit yang ada pada kelompok-kelompok politik itu. Kenapa premordialisme sempit saya katakan, karena premordialisme juga dapat ditafsirkan sebagai keperluan dan kekuatan: seperti sifat patriotisme terhadap negara, seperti bakti anak terhadap orang tua dan keluarga.  
Bisa menjadi menarik usul judul di kolom politik: Premordialisme sempit benih bencana besar Dunia.
taqy05@yahoo.com
taqy Sab 01 Jan 2005 10:46:42 CST
Dalam situasi politik mereda seperti ini kreasi taktis untuk membantu masyarakat keruangan khususnya dan masyarakat indonesia umumnya lebih leluasa (disisi lain saat ini para sukarelawan aceh sangat membutuhkan info-info keruangan detail, tetap kita upayakan). 
Kembali ke topik yanga akan saya angkat yaitu Tatanan sosial saat ini yang sedang harmonis, bagaimana kalau kita databasekan secara keruangan: ng usah muluk-muluk, contoh kasus, kita bisa menjawab berapa kelompok sosial yang ada di Depok baik informal maupun formal yang perlu dilibatkan dalam upaya partisipasi multi stakholder pembangunan kota Depok yad. begitu juga kab/kota lain. Ada yang bisa jawab? Belum kali ya. Dengan memiliki ini kita akan memprioritaskan mendampingi yang mana? kelompok sosial profesi bengkelkah?, kelompok sosial profesi guru sd kah? kelompok sosial ibu-ibu penjahitkah? kelompok sosial profesi cleaning service kah? kelompok sosial profesi guru geografikah? memang meskipun sebagai profesi ada namun kelembagaannya ada yang sudah (asosiasi) ada yang belum terbentuk---> program kelembagaan untuk membela eksistensi dalam berperan di pembangunan Depok/kabkot lain.  
Kalau kita sadari banyak kelompok sosial yang belum kita ketahui. kalau mengutip dari pernyataan Boss BK Bapak Acuss dalam kolom diskusi, kelompok-kelompok apa saja yang sering tidak diperhitungkan difasilitasi dalam keterlibatannya di proses pembangunan, ini isu penting, bukan begitu pak acuss, apalagi dikaitkan dengan kebutuhan ruangnya: ya rumah, ya warung makannya, ya tempat hiburannya dll.
taqy05@yahoo.com
taqy Sab 01 Jan 2005 10:32:36 CST
Hebat euh, Web BK 2005 selamat untuk Publikasi dan komunikasi bk, selamat bekerja masyarakat membutuhkan anda (visi LSM BK). Maju teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuus, selamat sekali lagi BK selamat tahun baru web baru Hebat euh. 
tq
taqy05@yahoo.com

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com