Depan
|
Warga Amerika Sambut Hari Bumi 2007 |
|
|
|
Minggu, 22 April 2007 |
|
Buana Katulistiwa - Hari bumi yang diperingati setiap 22 April merupakan salah satu momen selalu masuk dalam agenda penyelamatan lingkungan. Hari Bumi (Earth Day) dimulai tahun 1970 dimana pada tanggal 22 April 1970 terjadi demontrasi besar-besaran yang diikuti oleh 20 juta orang di Amerika baik masyarakat awam, akademisi dan pihak yang peduli dengan kelangsungan lingkungan.
Ada banyak momen yang membidani munculnya peringatan hari bumi. Momen yang paling penting adalah ketika masyarakat (waktu itu di USA) melihat bahwa diperlukan tindakan serta kemauan pemerintah dalam mengatasi masalah lingkungan hidup mulai dari polusi udara, masalah kesehatan lingkungan, isu kerusakan hutan. Pada era itu merupakan era booming kegiatan perekonomian di Amerika yang oleh pecinta lingkungan dianggap mengabaikan factor lingkungan hidup.
Pada masa sekarang kegiatan peringatan hari bumi dilakukan di banyak negara, salah satunya di Indonesia. Ada banyak kegiatan yang dilakukan mulai dari kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, penanaman pohon, konser musik sampai demonstrasi. WWF Indonesia melakukan kegitan kampanye dan penanaman pohon Walhi Indonesia misalnya serangkaian kegiatan seperti seminar, jambore dengan tujuan untuk penyelamatan hutan. TNC melakukan kegiatan kampanye di Palu dengan mengikut sertakan penyanyi Franki Sahilatua. Mahasiswa ITB melakukan kegiatan Karnaval dan pagelaran musik. Ada kegiatan ruwat bumi. Tema yang diusungpun beraneka ragam, mulai dari penyelamatan hutan, pemanasan global, polusi.
Apapun kegiatan yang dilakukan Hari Bumi tujuannya memang penyelamatan lingkungan tanpa harus melalui seremonial setiap individu bisa memperingati kegiatan sendiri. Ambil contoh besok bisa saja kita melakukan kegiatan penanaman pohon dihalaman depan rumah, sebuah kegiatan sederhana tapi punya tujuan jangka panjang.(nd)
Powered by AkoComment! |
Email Gratis @geografiana.com
Dapatkan email gratis namaanda @ Geografiana.com dengan semua fasilitas Google Mail (GMail):
- Alamat email yang unik dan eksklusif namaanda @ Geografiana.com
- Kapasitas penyimpanan 5 GB
- Tanpa iklan popup/banner
- Pengaturan email menurut percakapan
- Akses lewat POP3 untuk menghemat biaya telepon/bandwidth
- Akses web dari mana saja di gmail.geografiana.com
Hubungi
Alamat e-mail dilindungi dari bot spam, anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihat alamat ini
untuk mendapatkan alamat email ini.
Resensi Buku
Sub judul: Surveillance Technologies and the Future of Privacy
Penulis : Mark Monmonier
Paperback : 250 halaman
Penerbit : University of Chicago Press, 2002
Bahasa : English
ISBN : 0226534278
Ukuran: 8,3 x 5,5 x 0,7 inci |
|
Judul : Manajemen Kota; Perspektif Spasial
Penulis : Hadi Sabari Yunus
Paperback: 460 halaman
Penerbit : Pustaka Pelajar, Cetakan I, Sept. 2005
Bahasa : Bahasa Indonesia
ISBN : 979-3721-87-1
Ukuran : 21,2 x 14,4 x 2,3 cm |
|
Kolom
Macet... macet... belakangan ini lagi naik daun, meskipun merupakan berita "basi" di Jakarta sampai anekdot sinis seperti "kalau ngak macet bukan Jakarta!!" atau "tinggal di Jakarta brarti tua dijalan"... Saya tidak akan menulis semua keluhan kemacetan karena listnya akan panjang sekali, tetapi mencoba melihat kontribusi aplikasi geografi sebagai basic pengetahuan saya.
|
Bukan sesuatu yang aneh jika pembaca merasa asing dengan istilah forensic cadaster dalam judul tulisan ini. Istilah ini memang bukan istilah populer dan sepengetahuan penulis, istilah ini belum pernah dikemukakan secara formal di manapun di dunia (jika ternyata telah ada, tentulah ini keteledoran penelusuran pustaka dan sama sekali bukan tindak plagiat). |
|
Tamu Terbaru
awan duh, aku baru tahu kalo ada situs geografi yang bagus bgt. mungkin aku telat tapi sumpah bagus banget buat mahasiswa yang kuliah di geografi. Lanjutkan |
Komentar Terbaru
|
|
Cuaca
Jakarta, Indonesia
|
|
Suhu: N/A°C |
| Kelemb: N/A% |
| Bar: N/A mb |
|
|
|
|
|